Akses detik.com di blok, gemana nih…

Wah… hidup di dunia tanpa tahu perkembangan dunia luar pasti seperti di kekang dalam tempurung. Apalagi buat anak ITB (Information Technology Binus) seperti saya, Informasi itu berada di urutan kedua setelah Tuhan. Untungnya berbagai kemudahan untuk mendapatkan informasi kini tersedia. Yah… TV, merupakan media yang menurut saya murah meriah… tinggal colok, langsung tonton..

Tapi buat orang yang mayoritas hidupnya di kantor, menonton TV itu sangat jarang sekali. Untungnya ada Internet… Salah satu portal berita yang paling ‘tenar’ di tanah air tercinta ini, detik.com. Hmmm siapa coba yang gak tau ini… Selain terkenal dengan cepatnya berita yang disampaikan, iklan yang berceceran dimana-mana pun membuat situs ini selalu menjadi target utama untuk mendapatkan informasi.

But, karena ada satu dan lain hal, biasanya akses internet ke situs tertentu akan di ‘blok’ oleh kantor agar katanya dapat lebih ‘konsentrasi dalam bekerja’. Jadi… bagaimana cara membukanya. Hohoho, pasti banyak cara untuk melewatinya….

Terinspirasi dari di blok nya beberapa situs karena masalah film Fitna.Dimana saat itu terjadi, banyak spam di YM saya untuk melewatinya… dan itu semua berhasil… Hahaha, dan salah satu yang paling hebat menurut saya adalah google translate. Karena log di komputer admin pasti melihat kita sedang mengakses google…

Nah cara kedua, saya mengimplementasikan detik.usable, dimana content detik di grab… wow sebuah pelanggaran hak cipta sih sebenarnya, but biarlah, saya tidak ciptakan untuk umum kok… hanya untuk pribadi, tapi kalau mau coba ya silahkan saja di news.ridwanforge.net, dan paling saya akses cuma beberapa kilo byte jadi jika di Log oleh admin paling cuma 0.01% dari total akses saya dan teman-teman dalam mengakses floweradvisor dan streetdirectory seharinya.

Tapi tetep, idealisme saya… peraturan tetaplah peraturan… toh GPRS sekarang murah, akhirnya saya mengakses detik dengan HP nokia 7610 saya. Hehehe, walau beli second tapi ini hidup saya banget… ntar deh saya kasih tau apa aja yang ada di HP saya ini…
Tapi detik bukan sembarang detik, detik yang ini ringan, sekitar 10 KB setiap page dan cuma menampilkan detik news saja. http://detik.massaint.com/ .

Akhirnya semoga berguna bagi teman2 yang merasa terkurung dalam kegelapan informasi di kantor… Thx

Diskusi memilih karir di dunia IT

Setelah dinyatakan lulus dengan nilai B (dan sedikit perasaan kecewa) pada sidang pendadaran skripsi saya yang berjudul “Analisis dan Perancangan Aplikasi Jejaring Sosial Penjualan Berbasis Web” akhirnya waktunya cari-cari kerjaan walaupun masih dalam masa revisi skripsi. Mulailah dengan join ke beberapa situs lowongan pekerjaan (BinusCareer, JobsDB dan Jobstreet). Sebenarnya BinusCareer dan JobsDB sudah lama saya join disana, tapi tidak pernah update resume dan tidak pernah melihat perkembangannya. Dilanjutkan kembali dengan mengupdate CV, termasuk pada website pribadi saya ini. Tapi setiap melihat requirement yang diberikan setiap lowongan, saya merasa semakin kecil dengan kemampuan minim yang saya miliki.

Kembali setelah berlibur bersama BNCC(Bina Nusantara Computer Club) 2004 di LKMM(Latihan Kepemimpinan dan Management Mahasiswa) pertama dimana saya menjadi senior setelah 3 tahun berkiprah dalam dunia organisasi kampus tersebut, saya mencari-cari kerjaan lagi via 3 situs percari kerja dan om google yang selalu ada di bagian kanan atas browser(opera & firefox) saya. Di LKMM saya juga sedikit berdiskusi dengan salah seorang senior hebat yang kini berkarir pada perusahaan telekomunikasi yang dimiliki oleh pengusaha yang sama dengan pemilik PT Lapindo. Dia sedikit sharing mengenai kehidupannya setelah lulus. Dia memilih untuk mencari sertifikasi dahulu sebelum bertanding dengan amplop coklat lainnya. Setelah itulah baru dia mengumpulkan CV-nya untuk dibagikan kepada kurang lebih 50 perusahaan di bidang mining, customer good, telco dan bank. Itulah 4 bidang yang menurutnya memiliki karir baik di bidang IT.

Saya mulai merasa bingung sebenarnya pekerjaan apa sih yang saya mau…, kambali saya mengajak segenap kawula muda yang telah lama terperosok di dunia kerja. Merekalah Muhammad Musthopha Hidayatullah aka Sir Pay(anak manajemen yang pernah tidak sengaja menjadi manager IT saya sewaktu saya menjabat sebagai koordinator fave (RnD & Project House BNCC) , Riky Kurniawan aka herowannabe (mainannya database di Bakrie), dan Donny Kurniawan aka spydermanvswolvarine (Sekarang berkiprah di detik.com). Ada beberapa quote yang saya ambil dari diskusi tersebut. Berikut celoteh nya.

Read more