Kebiasaan Buruk Announcer

Punya obsesi menjadi seorang announcer, itulah yg gw alami. Sejauh blom kesampean (blom dapet kesempatan karena sibuknya kerjaan d kantor), kita cuma bisa dengerin contoh2 announcer handal di radio2 favorit kita. Tapi kadang kita jadi males dengernya karena kelakuan yg mereka perbuat. Sejauh yg gw denger, inilah kebiasaan buruk announcer radio (rada copas juga sih dari tulisan orang). Read more

Mengapa Andi F. Noya (KickAndy) Keluar dari Metro TV?

Wah, artikel bagus banget nih dapet di email. Menggugah jiwa karena emang ini yang sempet gw alamin. Entah siapa penulisnya karena tidak dicantumkan di email tersebut jadi saya tidak merubah sedikitpun dari tulisan tersebut.

LENTERA JIWA

Banyak yang bertanya mengapa saya mengundurkan diri sebagai pemimpin redaksi Metro TV. Memang sulit bagi saya untuk meyakinkan setiap orang yang bertanya bahwa saya keluar bukan karena ¡pecah kongs dengan Surya Paloh, bukan karena sedang marah atau bukan dalam situasi yang tidak menyenangkan. Mungkin terasa aneh pada posisi yang tinggi, dengan power yang luar biasa sebagai pimpinan sebuah stasiun televisi berita, tiba-tiba saya mengundurkan diri.

Dalam perjalanan hidup dan karir, dua kali saya mengambil keputusan sulit. Pertama, ketika saya tamat STM. Saya tidak mengambil peluang beasiswa ke IKIP Padang. Saya lebih memilih untuk melanjutkan ke Sekolah Tinggi Publisistik di Jakarta walau harus menanggung sendiri beban uang kuliah. Kedua, ya itu tadi, ketika saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Metro TV.

Dalam satu seminar, Rhenald Khasali, penulis buku Change yang saya kagumi, sembari bergurau di depan ratusan hadirin mencoba menganalisa mengapa saya keluar dari Metro TV. Andy ibarat ikan di dalam kolam. Ikannya terus membesar sehingga kolamnya menjadi kekecilan. Ikan tersebut terpaksa harus mencari kolam yang lebih besar.

Saya tidak tahu apakah pandangan Rhenald benar. Tapi, jujur saja, sejak lama saya memang sudah ingin mengundurkan diri dari Metro TV. Persisnya ketika saya membaca sebuah buku kecil berjudul Who Move My Cheese. Bagi Anda yang belum baca, buku ini bercerita tentang dua kurcaci. Mereka hidup dalam sebuah labirin yang sarat dengan keju. Kurcaci yang satu selalu berpikiran suatu hari kelak keju di tempat mereka tinggal akan habis. Karena itu, dia selalu menjaga stamina dan kesadarannya agar jika keju di situ habis, dia dalam kondisi siap mencari keju di tempat lain. Sebaliknya, kurcaci yang kedua, begitu yakin sampai kiamat pun
persediaan keju tidak akan pernah habis.

Singkat cerita, suatu hari keju habis. Kurcaci pertama mengajak sahabatnya untuk meninggalkan tempat itu guna mencari keju di tempat lain. Sang sahabat menolak. Dia yakin keju itu hanya dipindahkan oleh seseorang dan nanti suatu hari pasti akan dikembalikan. Karena itu tidak perlu mencari keju di tempat lain. Dia sudah merasa nyaman. Maka dia memutuskan menunggu terus di tempat itu sampai suatu hari keju yang hilang akan kembali. Apa yang terjadi, kurcaci itu menunggu dan menunggu sampai kemudian mati kelaparan. Sedangkan kurcaci yang selalu siap tadi sudah menemukan labirin lain yang penuh keju. Bahkan jauh lebih banyak dibandingkan di tempat lama.

Pesan moral buku sederhana itu jelas: jangan sekali-kali kita merasa nyaman di suatu tempat sehingga lupa mengembangkan diri guna menghadapi perubahan dan tantangan yang lebih besar. Mereka yang tidak mau berubah, dan merasa sudah nyaman di suatu posisi, biasanya akan mati digilas waktu.

Setelah membaca buku itu, entah mengapa ada dorongan luar biasa yang menghentak-hentak di dalam dada. Ada gairah yang luar biasa yang mendorong saya untuk keluar dari Metro TV. Keluar dari labirin yang selama ini membuat saya sangat nyaman karena setiap hari keju itu sudah tersedia di depan mata. Saya juga ingin mengikuti lentera jiwa saya. Memilih arah sesuai panggilan hati. Saya ingin berdiri sendiri.

Maka ketika mendengar sebuah lagu berjudul Lentera Hati yang dinyanyikan Nugie, hati saya melonjak-lonjak. Selain syair dan pesan yang ingin disampaikan Nugie dalam lagunya itu sesuai dengan kata hati saya, sudah sejak lama saya ingin membagi kerisauan saya kepada banyak orang. Dalam perjalanan hidup saya, banyak saya jumpai orang-orang yang merasa tidak bahagia dengan pekerjaan mereka. Bahkan seorang kenalan saya, yang sudah menduduki posisi puncak di suatu perusahaan asuransi asing, mengaku tidak bahagia dengan pekerjaannya. Uang dan jabatan ternyata tidak membuatnya bahagia. Dia merasa lentera jiwanya ada di ajang pertunjukkan musik. Tetapi dia takut untuk melompat. Takut untuk memulai dari bawah. Dia merasa tidak siap jika kehidupan ekonominya yang sudah
mapan berantakan. Maka dia menjalani sisa hidupnya dalam dilema itu. Dia tidak bahagia.

Ketika diminta untuk menjadi pembicara di kampus-kampus, saya juga menemukan banyak mahasiswa yang tidak happy dengan jurusan yang mereka tekuni sekarang. Ada yang mengaku waktu itu belum tahu ingin menjadi apa, ada yang jujur bilang ikut-ikutan pacar (yang belakangan ternyata putus juga) atau ada yang karena solider pada teman. Tetapi yang paling banyak mengaku jurusan yang mereka tekuni sekarang — dan membuat mereka tidak bahagia — adalah karena mengikuti keinginan orangtua.

Dalam episode Lentera Jiwa (tayang Jumat 29 dan Minggu 31 Agustus 2008), kita dapat melihat orang-orang yang berani mengambil keputusan besar dalam hidup mereka. Ada Bara Patirajawane, anak diplomat dan lulusan Hubungan Internasional, yang pada satu titik mengambil keputusan drastis untuk berbelok arah dan menekuni dunia masak memasak. Dia memilih menjadi koki. Pekerjaan yang sangat dia sukai dan menghantarkannya sebagai salah satu pemandu acara masak-memasak di televisi dan kini memiliki restoran sendiri. Saya sangat bahagia dengan apa yang saya kerjakan saat ini, ujarnya. Padahal, orangtuanya menghendaki Bara mengikuti jejak sang ayah sebagai dpilomat.

Juga ada Wahyu Aditya yang sangat bahagia dengan pilihan hatinya untuk menggeluti bidang animasi. Bidang yang menghantarkannya mendapat beasiswa dari British Council. Kini Adit bahkan membuka sekolah animasi. Padahal, ayah dan ibunya lebih menghendaki anak tercinta mereka mengikuti jejak sang ayah sebagai dokter.Simak juga bagaimana Gde Prama memutuskan meninggalkan posisi puncak sebuah perusahaan jamu dan jabatan komisaris di beberapa perusahaan. Konsultan manajemen dan penulis buku ini memilih tinggal di Bali dan bekerja untuk dirinya sendiri sebagai public speaker.

Pertanyaan yang paling hakiki adalah apa yang kita cari dalam kehidupan yang singkat ini? Semua orang ingin bahagia. Tetapi banyak yang tidak tahu bagaimana cara mencapainya.

Karena itu, beruntunglah mereka yang saat ini bekerja di bidang yang dicintainya. Bidang yang membuat mereka begitu bersemangat, begitu gembira dalam menikmati hidup. Bagi saya, bekerja itu seperti rekreasi. Gembira terus. Nggak ada capeknya, ujar Yon Koeswoyo, salah satu personal Koes Plus, saat bertemu saya di kantor majalah Rolling Stone. Dalam usianya menjelang 68 tahun, Yon tampak penuh enerji. Dinamis. Tak heran jika malam itu, saat pementasan Earthfest2008, Yon mampu melantunkan sepuluh lagu tanpa henti. Sungguh luar biasa. Semua karena saya mencintai pekerjaan saya. Musik adalah dunia saya. Cinta saya. Hidup saya, katanya.

Berbahagialah mereka yang menikmati pekerjaannya. Berbahagialah mereka yang sudah mencapai taraf bekerja adalah berekreasi. Sebab mereka sudah menemukan lentera jiwa mereka.
Sumber : NN

SAP Fundamentals (SAP01) Exam Question

There are 70 sample questions of SAP Fundamental exam. I got this from my exam. I am not stealing this question from exam room. Network Support had borrowed my flash disk to copy the exam file to other computer that had problem with network connection. And he is forgotten to delete that file from my flash disk.

Actually, you can get 70 random questions from 100 source question on SAP01 exam. With Exam application from www.exam-sotware.com, I can execute these files that contain 100 questions. I can open this file only as user, so I am just take simulate exam and get this 70 random questions.

Let’s enjoy this sample question to pass SAP01 (SAP Fundamental) Exam.

Read more

Kesempatan Kedua menjadi MC (Master of Ceremony)

Seperti hits yang dipopulerkan oleh Tangga pada album terbarunya, ‘kesempatan kedua’. Saya kembali mendapat kesempatan untuk menjadi MC (Master of Ceremony) pada pertemuan kantor setelah sebelumnya sukses sebagai MC pada acara perhelatan akbar di akhir kepengurusan BNCC (Bina Nusantara Computer Club) saya, Bion 2007 (BNCC Exhibition 2007).
Read more

Kuakui kumendua dan kupilih dia, Accenture

Waw… dari judulnya parah banget yah…
Iya gw akui, gw selingkuh, gw mendua, gw PDKT dengan yang lain saat masih berhubungan.
Dan akhirnya setelah gw dipastikan mendapatkan yang lain itu, gw mengakuinya dan memutuskan hubungan yang sudah lama dibina.

Read more

Akses detik.com di blok, gemana nih…

Wah… hidup di dunia tanpa tahu perkembangan dunia luar pasti seperti di kekang dalam tempurung. Apalagi buat anak ITB (Information Technology Binus) seperti saya, Informasi itu berada di urutan kedua setelah Tuhan. Untungnya berbagai kemudahan untuk mendapatkan informasi kini tersedia. Yah… TV, merupakan media yang menurut saya murah meriah… tinggal colok, langsung tonton..

Tapi buat orang yang mayoritas hidupnya di kantor, menonton TV itu sangat jarang sekali. Untungnya ada Internet… Salah satu portal berita yang paling ‘tenar’ di tanah air tercinta ini, detik.com. Hmmm siapa coba yang gak tau ini… Selain terkenal dengan cepatnya berita yang disampaikan, iklan yang berceceran dimana-mana pun membuat situs ini selalu menjadi target utama untuk mendapatkan informasi.

But, karena ada satu dan lain hal, biasanya akses internet ke situs tertentu akan di ‘blok’ oleh kantor agar katanya dapat lebih ‘konsentrasi dalam bekerja’. Jadi… bagaimana cara membukanya. Hohoho, pasti banyak cara untuk melewatinya….

Terinspirasi dari di blok nya beberapa situs karena masalah film Fitna.Dimana saat itu terjadi, banyak spam di YM saya untuk melewatinya… dan itu semua berhasil… Hahaha, dan salah satu yang paling hebat menurut saya adalah google translate. Karena log di komputer admin pasti melihat kita sedang mengakses google…

Nah cara kedua, saya mengimplementasikan detik.usable, dimana content detik di grab… wow sebuah pelanggaran hak cipta sih sebenarnya, but biarlah, saya tidak ciptakan untuk umum kok… hanya untuk pribadi, tapi kalau mau coba ya silahkan saja di news.ridwanforge.net, dan paling saya akses cuma beberapa kilo byte jadi jika di Log oleh admin paling cuma 0.01% dari total akses saya dan teman-teman dalam mengakses floweradvisor dan streetdirectory seharinya.

Tapi tetep, idealisme saya… peraturan tetaplah peraturan… toh GPRS sekarang murah, akhirnya saya mengakses detik dengan HP nokia 7610 saya. Hehehe, walau beli second tapi ini hidup saya banget… ntar deh saya kasih tau apa aja yang ada di HP saya ini…
Tapi detik bukan sembarang detik, detik yang ini ringan, sekitar 10 KB setiap page dan cuma menampilkan detik news saja. http://detik.massaint.com/ .

Akhirnya semoga berguna bagi teman2 yang merasa terkurung dalam kegelapan informasi di kantor… Thx

Sindrom karyawan ‘resign’ di kantor, kenapa yah?

Setelah kurang lebih 1, 5 bulan kerja di sebuah perusahaan multinasional yang bergerak di bidang jasa portal, saya melihat sering sekali karyawan disana yang ‘keluar-masuk’ di perusahaan tersebut. Pekerjaan yang saya pilih ini karena saya mendapatkan ketenangan disana, setelah menolak PT. Sigma Cipta Caraka untuk di latih di surabaya dan setelah gagal test psikologi untuk menjadi trainee di BANK BCA melalui AdIns, Center of Excellence akan (ACE). Ternyata ketenangan itu pun sirna dengan bergulir nya orang-orang hebat bi kantor tersebut…

Tragis memang, mulai dari resign nya leader sysadmin, om joo. Down-nya seluruh server di saat April moop yang mengakibatkan perusahaan goncang gancing… Yah karena itu bisnis utama mereka. Akses situs2 yang di blok admin, bermunculannya peraturan baru, issue MSN akan di blok. Dan dilanjutkan dengan seorang admin juga yang paling asik di kantor, mas Lando… resign tanpa pamitan ke kawan2.

Blum berhenti disitu, partner satu divisi pun ada yang resign… seseorang yang akrab saya sapa ‘dek Pendi’ (Walau dia gak suka dipanggil itu) dengan alasan akan kerjabersama oom nya… Waw… dan yang mengagetkan lagi…. Seorang HRD yang berwibawa saat wawancara gw… ternyata GOKIL dan asik banget RESIGN juga…. ‘gak kuat’ kata sevti, seorang HRD yang kecanduan rokok…

Tambah lagi… TEROR surat kaleng kepada salah satu leader…. GILLLAAAAAA……. hari itu otak gw bingung banget…. DILEMA… inilah tempat kerja gw…. OH…. NOOOOOOOOO.

suntuk… bingung sama tempat kerjaan yang semakin kacauuu… antara 2 pilihan ‘resign juga’ atau ‘tetap berkarir disini’. Akhirnya mulai deh browsing2 lagi cari lowongan kerjaan…. wahhh gak ada yg asik…. buka email eh pas banget ada yang post artikel tentang masalah resign di kantor… artikel ini bagus banget…. ini dia artikelnya:

 

WHY TO MOVE

Mengapa karyawan meningggalkan perusahaan (atau paling tidak sering ngedumel)? Berikut ini petikan dari bukunya Haris Priyatna yang berjudul Azim Premji,Bill Gates” dari India (terbitan Mizania 2007).

Azim Premji adalah milyuner muslim dari India yang telah menyulap Wipro, dari sebuah perusahaan minyak goreng menjadi konglomerasi perusahaan dengan salah satunya adalah Wipro Technologies yang merupakan ikon kebangkitan industri teknologi informasi di India . Dia urutan ke-21 orang terkaya di dunia versi Forbes 2007. Azim dikenal sebagai milyuner yang bergaya hidup sederhana.

Berikut ini pandangan Premji tentang mengapa karyawan betah dan tidak betah dengan perusahaan. Wipro sendiri memiliki tinkat turn-over (kepindahan) karyawan yang sangat rendah, padahal gajinya tidak lebih tinggi dibandingkan perusahaan sejenis seperti Infosys dan TCS. Read more

Mohon doa untuk sidang pendadaran skripsi

Mohon doa untuk sidang pendadaran skripsi saya (Muhammad Ridwan Nawawi) dan kelompok(Muhammad Irfani Sahnur dan Dino Dwiyaksha) dapat berjalan dengan lancar dan dapat memberikan nilai yang terbaik. Sidang pendadaran skripsi yang berjudul “Analisa dan Perancangan Aplikasi Jejaring Sosial Penjualan Berbasis Web” ini akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2008 dari pukul 17.20 samapi 21.00 di ruang H2C kampus Syahdan, Universitas Bina Nusantara.

Terima Kasih.

RidwanForge Log - Uploaded

25 Januari 2008 sekitar jam 11 malem: Registrasi ridwanforge.net dan hostingnya

26 Januari 2008 sore jam 5an : Bayar lewat ATM Binus Syahdan setelah nonton kelompok arya, diezen & robby, serta rendy sidang skripsi di H2C

26 Januari 2008 jam 8 malem, konfirmasi ke om Galih pemilik jakhoster lewat YM. (hehehe dia invi ke gw tapi ketauan, maluuu tuh… ngumpet kok sama anak IT hahaha).

26 Januari 2006 setelah diatas : unduh engine wordpress terbaru (versi 2.3.2), trus cari2 theme yang keren. Dapet yg keren tapi dah dipake irfani… SIAL. gak papa deh untung ada yg ini keren, unik dan clear. judulnya sih web 2.0 tapi biasa aja.

27 Januari 2008 pagi jam 10, mulai deh utak-atik wordpress dan theme nya biar sesuai. Dulu juga pernah tapi gak sesuai buat personal akhirnya diubah deh jadi tinggal 5 menu.

28 Januari 2008 jam 2 pagi2 buta : merasa sudah cukup setting secara offline sambil mendengar sayup2 meninggalnya bapak negara yg berkuasa 2 tahun lamanya

28 Januari 2008 02:46 : Setting database, upload deh… trus ekstrak… ubah config.ph dan run

Dilanjutin nulis post ini… biar inget aja entar

buat omoongan sama anak cucu…

First Post

just for test bro…